English· Español· Deutsch· Nederlands· Français· 日本語· ქართული· 繁體中文· 简体中文· Português· Русский· العربية· हिन्दी· Italiano· 한국어· Polski· Svenska· Türkçe· Українська· Tiếng Việt· Bahasa Indonesia

un

tamu
1 / ?
kembali ke pelajaran

Bidang-Z sebagai Ruang Desain

Transformasi-Z mengonversi urutan koefisien filter menjadi polinomial (atau fungsi rasional) dalam variabel kompleks z. Fungsi transfer H(z) memiliki:

- Zero: nilai z_k di mana H(z_k) = 0

- Pole: nilai p_k di mana H(z) → ∞ (akar penyebut untuk filter rekursif)

Mengevaluasi H(z) pada lingkaran satuan z = e^{i2πf} memberikan respons frekuensi H(f). Lingkaran satuan adalah batas di mana stabilitas domain-waktu & analisis domain-frekuensi bersinggungan.

Rumus Hasil-Kali Jarak

|H(f)| = ∏_k |e^{i2πf} − z_k| / ∏_k |e^{i2πf} − p_k|

Membaca respons dari plot:

- Zero PADA lingkaran: jarak = 0 → pembatalan lengkap

- Zero DALAM lingkaran: jarak > 0 → pelemahan parsial di dekat sudut tersebut

- Pole DEKAT lingkaran: penyebut kecil → gain besar (puncak)

- Pole DI LUAR lingkaran: filter tidak stabil (hanya IIR)

Z-Plane: Pole-Zero Diagram

Merancang Zero untuk Pembatalan

Untuk membatalkan frekuensi f_0 sepenuhnya: tempatkan zero pada z_0 = e^{i2πf_0}.

Untuk membatalkan f_0 & frekuensi konjugatnya (untuk filter koefisien-real): tempatkan zero pada e^{±i2πf_0}. Zero kompleks harus datang dalam pasangan konjugat untuk koefisien real.

Setiap zero menambahkan satu faktor pada pembilang: (z − z_0). Filter yang membatalkan N frekuensi memiliki N zero.

Anda membutuhkan filter yang melewatkan f = 0 (DC) & sepenuhnya membatalkan f = 1/4 & f = 1/3. Jelaskan lokasi zero dalam bidang-Z: berapa banyak zero yang Anda butuhkan, di mana mereka berada (dalam hal sudut pada lingkaran satuan), & batasan apa yang memaksa Anda untuk memasukkan zero konjugat? Kemudian nyatakan polinomial pembilang H(z) yang tersirat oleh lokasi zero tersebut.

Pole Meningkatkan Respons

Pole pada z = p berkontribusi faktor 1/(z − p) pada H(z). Di dekat titik lingkaran satuan yang paling dekat dengan p, |e^{i2πf} − p| kecil, membuat |H(f)| besar. Semakin dekat pole ke lingkaran satuan, semakin tajam puncaknya.

Batas Stabilitas

Untuk filter rekursif (IIR), sistem stabil jika & hanya jika semua pole terletak ketat di dalam lingkaran satuan (|p| < 1). Pole pada |p| = 1 menghasilkan osilasi berkelanjutan (marginally stable). Pole pada |p| > 1 menghasilkan osilasi yang berkembang (tidak stabil).

Lingkaran satuan berfungsi sebagai batas stabilitas dalam bidang-Z, seperti halnya sumbu imajiner berfungsi sebagai batas stabilitas dalam bidang-s Laplace untuk sistem waktu-kontinu.

Cerita Shower Umpan Balik Hamming

Hamming mengilustrasikan stabilitas dengan shower yang memerlukan pencarian suhu yang tepat. Penundaan pipa berarti koreksinya tiba terlambat — dia terus melampaui. Loop umpan balik menjadi tidak stabil. Filter IIR menghadapi risiko yang sama: terlalu banyak umpan balik (pole terlalu dekat dengan atau di luar lingkaran satuan) & output menyimpang.

Stabilitas dari Lokasi Pole

Filter IIR orde-dua memiliki fungsi transfer:

H(z) = 1 / (1 − a₁z⁻¹ − a₂z⁻²) = z² / (z² − a₁z − a₂)

Pole adalah akar dari z² − a₁z − a₂ = 0.

Stabilitas: |p₁| < 1 & |p₂| < 1 untuk kedua akar.

Filter IIR orde-dua memiliki pole pada p₁ = 0.8 · e^{iπ/3} & p₂ = 0.8 · e^{−iπ/3} (pasangan konjugat). (a) Apakah kedua pole berada di dalam lingkaran satuan? Justifikasi menggunakan |p|. (b) Di dekat frekuensi mana f filter menghasilkan gain terbesarnya? Justifikasi secara geometris. (c) Jika jari-jari pole meningkat dari 0.8 menjadi 1.1, apa yang terjadi pada stabilitas?

Metode Desain Grafis

Desainer filter berpengalaman membuat sketsa plot pole-zero sebelum menghitung apa pun. Geometri mengungkapkan bentuk respons dengan instan.

Aturan Praktis Desain

1. Pembatalan pada frekuensi yang tidak diinginkan: tempatkan zero pada lingkaran satuan pada sudut-sudut tersebut.

2. Pita lolos dengan gain: tempatkan pole di dekat (tetapi di dalam) lingkaran satuan pada sudut pita lolos yang diinginkan.

3. Koefisien real: pastikan semua zero & pole kompleks muncul dalam pasangan konjugat.

4. Pemeriksaan stabilitas: verifikasi semua pole memenuhi |p| < 1 sebelum menghitung koefisien.

5. Lebar transisi: pole lebih dekat ke lingkaran satuan → transisi lebih tajam tetapi margin stabilitas lebih kecil.

Metode grafis mengonversi spesifikasi rekayasa (lewatkan frekuensi ini, hentikan itu, dengan riak ini) menjadi batasan geometris (tempatkan pole & zero di sini), kemudian membaca koefisien polinomial.

Sketsa (jelaskan dengan kata-kata) diagram pole-zero untuk filter pita-lolos yang berpusat pada f = 1/4 yang: (a) memiliki pembatalan lengkap pada f = 0 & f = 1/2; (b) mencapai puncak pada f = 1/4; (c) menggunakan koefisien real; (d) stabil. Namai lokasi setiap pole & zero & justifikasi setiap penempatan dengan aturan geometris.